Ventilasi merupakan salah satu bagian dari ruangan yang sangat penting keberadaannya. Sebab, tanpa adanya ventilasi yang memadai, ruangan akan terasa pengap dan kotor karena udara tidak bisa bersirkulasi dengan baik.
Saat ini, model ventilasi dapur atau ruangan lain sudah sangat bervariasi. Ada yang modelnya simpel dan timeless, ada pula yang didesain sedemikian rupa demi mendapatkan visual yang sempurna pada sebuah ruangan. Selain itu, sedikit berbeda dengan model ventilasi rumah di ruangan, ventilasi dapur biasanya memiliki ukuran yang lebih besar.
Jika Anda sedang mencari beberapa model ventilasi dapur, berikut beberapa rekomendasinya khusus untuk Anda.
Mengulik Model Ventilasi Dapur, dari Ventilasi Biasa sampai yang Sudah Menggunakan Mesin
Ketika mendesain dapur, ada salah satu hal yang tidak boleh Anda sepelekan. Ya, sirkulasi udara di dalamnya. Sebab, dapur merupakan tempat untuk memasak, mencuci piring, dan beberapa kegiatan lainnya yang menimbulkan aroma tertentu.
Jika ventilasi dapur tidak baik, bisa dibayangkan bukan bagaimana keadaan dan aroma di ruangan ini? Nah, untuk Anda yang sedang mencari beberapa ide model ventilasi dapur, berikut beberapa diantaranya.
1. Model Ventilasi Jendela

Salah satu model ventilasi yang paling umum dijumpai adalah jendela. Jendela juga memiliki banyak jenisnya, ada yang model geser, dibuka ke atas, ke samping dan lain sebagainya.
Untuk model ventilasi dapur sendiri, salah satu yang paling penting adalah ukurannya. Semakin besar ukuran jendela tersebut, semakin lancar juga sirkulasi udara di dalam ruangan. Jika ingin tampilan yang lebih modern, maka Anda bisa memilih desain jendela aluminium yang sedang trend saat ini.
2. Model Ventilasi Jendela Sudut

Seperti namanya, model ventilasi dapur yang satu ini adalah jendela yang letaknya ada di sudut ruangan. Selain memberikan visual yang berbeda, peletakan jendela di sudut juga sering kali membuat pekerjaan menata furniture di dalam ruangan tersebut menjadi lebih mudah.
Sekali lagi, sangat disarankan untuk membuat ventilasi dapur dengan ukuran yang cukup besar. Jika Anda khawatir dapur akan lebih cepat berdebu, maka bisa mengakalinya dengan meletakkan tanaman penyerap debu di dekat jendela tadi.
3. Menggunakan Cooker Hood

Berbeda dengan beberapa model ventilasi dapur yang sudah disebutkan tadi, cooker hood merupakan ventilasi yang terdapat kipas mekanik di dalamnya. Cooker hood sendiri biasanya sering ditemui di apartemen yang ukurannya tidak cukup besar, juga dirasa kurang aman jika harus membuka jendela dengan lebar.
Cara kerjanya cukup sederhana, yakni dengan menghisap asap, panas, uap, hingga aroma yang ada di dapur. Peletakan cooker hood biasanya ada di atas kompor, sehingga proses kerjanya menjadi lebih optimal.
4. Menggunakan Exhaust Fan

Setelah cooker hood, ada pula exhaust fan yang juga menggunakan kipas sebagai penggerak utamanya. Fungsinya juga masih sama, yakni dengan menyedot uap, udara, hingga aroma dari dalam ruangan. Bedanya, model exhaust fan langsung terlihat kipasnya, sedangkan cooker hood tidak.
Penempatan exhaust fan juga tidak jauh-jauh dari kompor. Selain itu, exhaust fan juga biasanya ditemui di ruangan dapur yang tidak terlalu besar. Harga dari model ventilasi dapur ini juga masih bisa dikatakan cukup terjangkau.
5. Model Ventilasi Skylight

Belakangan ini, skylight menjadi salah satu trend yang digemari oleh banyak orang. Sebab, selain karena bisa menjadi tempat sirkulasi udara, cahaya yang masuk ke dalam rumah juga menjadi lebih maksimal. Selain itu, skylight juga seringkali menambah nilai estetika pada sebuah ruangan.
Skylight sendiri terbagi dalam beberapa jenis. Ada yang hanya berupa kaca yang dipasang tanpa bisa ditutup dan hanya bersifat sebagai penerang ruangan, hingga kaca yang bisa dipasang tutup sehingga bisa menjadi sirkulasi tambahan.
Jika ingin memasang model ventilasi dapur model ini, ada baiknya untuk langsung memasangnya ketika membangun rumah.
6. Model Ventilasi Pintu Kaca

Jika masih mencari ide model ventilasi dapur lainnya, maka pintu kaca bisa dijadikan alternatif. Selain bisa menjadi tempat sirkulasi ketika dibuka, pintu kaca juga bisa membantu cahaya masuk ke dalam ruangan secara lebih optimal.
Saat ini, masih belum banyak orang yang memilih pintu kaca karena masih ragu dengan ketahanannya. Padahal selama kaca yang digunakan sesuai standar, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
7. Model Ventilasi Ruang Terbuka

Meski tidak semua orang suka, namun salah satu ventilasi terbaik adalah ruang terbuka. Jika Anda memiliki luas tanah yang memadai dan ingin dapur rumah berbeda dengan kebanyakan orang, maka tidak ada salahnya untuk membangun dapur terbuka.
Namun, tentu saja dapur ini tidak memiliki sekat sama sekali ya. Di luar dapur tetap harus terdapat pagar yang bisa menjamin keamanan rumah Anda. Bisa dibayangkan bukan masak di dapur terbuka dengan pemandangan hijau di luar sana? Sungguh pengalaman yang menyenangkan.
8. Model Ventilasi Roster

Sedangkan ide model ventilasi dapur yang terakhir adalah menggunakan roster. Roster sendiri merupakan jenis dinding yang memiliki lubang dengan berbagai macam desain. Karena keunikannya, banyak pula orang yang menggunakan roster sebagai aksen tambahan pada dinding.
Namun, jika Anda ingin menggunakan roaster, pastikan bagian luar rumah ada pagar tambahan. Hal ini demi menjaga privasi dan keamanan rumah Anda dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Nah, itulah beberapa model ventilasi dapur yang bisa Anda jadikan inspirasi. Setiap model tadi tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tugas Anda hanya perlu mencocokkannya dengan desain dan kebutuhan rumah Anda. Semoga bermanfaat.